Profil Badan Kebijakan Fiskal (BKF)

Profil Badan Kebijakan Fiskal (BKF)

Profil Badan Kebijakan Fiskal (BKF) – Sebagai salah satu instansi di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), BKF menjadi ujung tombak dimana segala kebijakan terkait fiskal di Indonesia dibuat. For your information aja nih, kebijakan fiskal merupakan kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan pendapatan (berupa pajak) pemerintah.

Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2006 tanggal 8 Juni 2006 dengan susunan organisasi yang diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 466/KMK.01/2006 dan telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.01/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan.

Untuk itu, adik-adik setidaknya perlu tau tentang instansi yang satu ini.

Profil BKF

Kalau misalkan dalam moneter kita punya Bank Indonesia sebagai ujung tombaknya, di fiskal kita punya BKF. BKF merupakan instansi di bawah Kemenkeu yang bertugas dalam menyelenggarakan perumusan, penetapan, dan pemberian rekomendasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Buat adik-adik yang tertarik banget dengan dunia fiskal di Indonesia, maka BKF ini menjadi instansi idaman deh setelah adik-adik lulus dari PKN STAN nanti.

Guna menjalankan tugasnya, BKF melakukan beberapa fungsi anggaran. Adapun fungsi-fungsi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program analisis dan perumusan rekomendasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan serta kerja sama ekonomi dan keuangan internasional;
  • Pelaksanaan analisis dan perumusan rekomendasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan;
  • Pelaksanaan kerja sama ekonomi dan keuangan internasional;
  • Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kebijakan fiskal dan sektor keuangan serta kerja sama ekonomi dan keuangan internasional;
  • Pelaksanaan administrasi Badan Kebijakan Fiskal;
  • Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Ada beberapa kabar angin terkait BKF ini yang beredar di PKN STAN. BKF ini dipandang sebagai instans elit. Konon katanya hanya mahasiswa dengan IPK tinggi lah yang bisa bekerja di instansi ini. Kabar angin ini cukup masuk akal mengingat beban kerja yang tidak hanya berskala regional melainkan nasional. Sebagai instansi yang menentukan segala kebijakan fiskal di Indonesia, tentu diperlukan orang-orang yang menguasai banyak ‘faktor penentu’ dong agar nantinya bisa menghasilkan sebuah kebijakan. Bila mengingat itu maka masuk akal lah kabar angina tersebut.

Tapi kembali lagi, ini merupakan kabar angin. Terlepas dari itu, BKF memang memiliki posisi yang sangat strategis dalam penentuan arah fiskal Indonesia.

Kestrukturan BKF

Instansi ini terbilang instansi yang cukup spesial. Hal ini dikarenakan BKF hanya terdapat di Jakarta saja, karena tugasnya yang berkaitan dengan kebijakan fiskal nasional. Jadi tidak ada BKF di setiap daerah di Indonesia. Hanya ada satu BKF. Hal inilah yang menjadi daya tarik lain bagi para lulusan PKN STAN. Karena tidak mau mendapatkan penempatan kerja yang terlampau jauh, para lulusan PKN STAN mengidamkan kerja di BKF yang berlokasi di Jakarta.

BKF yang dikepalai oleh Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., PhD. memiliki 7 bagian yang melengkapi kestrukturannya. Adapun ketujuh bagian itu adalah sebagai berikut.

  • Pusat Kebijakan Pendapatan Negara
  • Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
  • Pusat Kebijakan Ekonomi Makro
  • Pusat Kebijakan Sektor Keuangan
  • Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Mutilateral
  • Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral
  • Sekretariat Badan

Ayo Menjadi Bagian dari Kami

Sekarang sudah tau kan bagaimana profil dari BKF? Dengan membaca artikel ini tentu adik-adik bisa lebih paham mengenai profil BKF. Dar pemaparan ini adik-adik diharapkan punya gambaran tentang BKF dan semakin termotivasi untuk bisa menjadi bagian dari instansi yang mengatur arah kebijakan fiskal di Indonesia tersebut.

Agar bisa bekerja di instansi ini, tentu kamu harus jadi mahasiswa KN STAN dulu dong! Nah, untuk menjadi bagian dari PKN STAN, tentu adik-adik harus melewati the one and only gerbang masuk menuju PKN STAN, yaitu USM. Perlu persiapan yang matang tentunya untuk bisa tembus USM yang memang terkenal memiliki tingkat persaingan yang ketat. Bimbel Infinity hadir untuk membantu adik-adik dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi USM. Dengan segala program pembelajaran yang ditawarkan, plus para pengajar yang merupakan mahasiswa PKN STAN itu sendiri, membuat adik-adik mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam mempersiapkan USM.

Oleh karena itu, ayo bergabung bersama kami di Bimbel Infinity! Untuk info lebih lanjut kunjungi halaman bimbelinfinity.co.id

 

Artikel Terkait:

  1. Lima Instansi Paling Diminati Lulusan PKN STAN
  2. Profil DJP
  3. Profil DJBC
  4. Profil DJPB
  5. Profil DJA
Posted in Blog and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.