Pendalaman TBI

Pendalaman TBI

Pendalaman TBI Selain pembahasan mengenai soal-soal TPA, pembahasan mengenai TBI akan dibahas pada artikel ini. Perlu adik-adik ingat lagi kalau TBI terdiri dari 60 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 50 menit! Sedikit lebih lega sih dibandingkan dengan TPA yang jumlah soalnya dua kali lebih banyak dari TBI. Tapi bukan berarti TBI itu bisa dianggap spele loh.

Kalau kamu sudah selesai mengerjakan TPA, tidak serta merta adik-adik bisa langsung mengerjakan TBI loh. Karena antara TPA dan TBI diberikan selang waktu beberapa menit. Artinya meskipun adik-adik sudah selesai mengerjakan TPA, adik-adik tetap harus menunggu adanya instruksi untuk mengerjakan TBI. Begitu pula sebaliknya. Kalau sudah masuk waktu untuk mengerjakan TBI, jangan sekali-kali adik-adik mencoba menjawab soal-soal di TPA. Bisa-bisa sang pengawas ujian siap mencatat nomor peserta kalian.

Kalo dari tipe soalnya sih ga terlalu banyak untuk TBI. Cuma ada tiga tipe; Structure and Written Expression, Error Recognition, dan Reading Comprehension. Komposisi kebanyakan di Structure and Written, terdiri dari 30 soal. Disusul oleh Reading Comprehension sebanyak 20 soal, dan Error Recognition yang terdiri dari 10 soal. Enggak tahu sih alasan dibuat komposisi kayak gitu. Mungkin biar menyerupai toefl kali ya makannya Structure and Written Expressionnya dibanyakin.

Nah sekarang yuk kita bahas satu-satu ketiga tipe soal TBI!

Structure and Written Expression

Tipe soal ini suka bikin orang-orang bergidik tah gak. Soalnya di tipe ini bakal banyak banget materi yang harus kamu pahamin. Kebanyakan sih kayak tenses, comparison, grammar yang sering muncul dalam tipe soal ini. Banyak banget materinya, tapi enggak sekompleks soal-soal di TOEFL kok. Kayak tenses aja misalnya. Kalo di toefl kan bisa jadi tuh adik-adik ngadepin mix tenses, nah kalo di USM ini cuma satu tenses kok, dan biasanya juga cuma sekadar melengkapi kalimat, satu atau dua kalimat aja yang ilang.

Sebenernya tipe yang ini sangat bisa adik-adik andelin buat melejitkan nilai TBI (atau ya minimal lolos nilai matinya deh). Selain karena jumlah soalnya yang banyak, karakter soalnya juga relatif standar, ga banyak variasi atau yang di-mix di tipe soal ini. Tapi ya resikonya emang kamu harus belajar banyak materi untuk bisa menjawab soal-soal seperti ini. Tapi itukan bisa diusahain dari sekarang kan ya kalo masalah banyak materi mah. Lain cerita kalo misal kendalanya di tingkat kesulitan soal. Makannya adik-adik dari sekarang jangan malas belajar.

Terkait cotoh soal sih enaknya adik-adik langsung liat ya soal di USM dari tahun ke tahun kayak gimana. Banyak kok free to download di internet. Atau kalau bingung, di situs ini juga ada kumpulan soal USM yang siap kamu ‘sedot’. Tapi kalau adik-adik penasaran dan mager buat download, kasih deh contoh soalnya:

If you drop the egg from the third floor, it will shatter to pieces

Error Recognition

Tipe soal yang mainnya bukan di kuantitas tapi di kualitas; iya, kualitas kesulitan soal. Meskipun Cuma sepuluh soal tapi adik-adik bakal bingung dibuatnya. Soalnya di tipe soal ini adik-adik akan dikasih satu kalimat lengkap. Dari situ adik-adik harus bisa mendeteksi bagian mana yang salah. Kadang salah di bagian verbnya, particle nya, keterangannya dan lain sebagainya.

Tipe soal ini merupakan kelanjutan dari tipe soal yang sebelumnya. Artinya adik-adik udah harus paham betul materi terkait structure. Iya dong, kalau missal ga ngerti gimana mau nentuin bagian yang salahnya. Maka dari itu ditekankan sekali lagi bahwa belajar structur itu penting pake banget kalau adik-adik mau bisa ngejawab soal-soal TBI

Contoh soalnya:

Johan likes to talk to his dogs, takes them for a walk twice a day, and feeding them expensive dog food

Dari kata yang digarisbawahi, adik-adik bisa menjawab kata apa yang salah? Nah kurang-lebihnya kayak gitu deh tipe soal error recognition itu

Reading Comprehension

Kalo tipe soal ini sih udah gak asing buat adik-adik. Soalnya di UN juga tipe soalnya emang kayak gini kan? Nanti adik-adik bakal dikasih 3-4 teks yang harus dibaca biar bisa ngejawab soal-soal yang disajikan. Biasanya sih satu teks bacaan digunakan untuk menjawab 4-6 soal. Keitungnya gampang, tapi buat kamu yang males banget baca ini bisa jadi ancaman serius karena ngeliat dari jumlah soal aja udah banyak. Kalo ga kamu maksimalin di tipe ini kan bisa bahaya ke depannya.

Kendala yang sering ditemui di tipe soal ini sih biasanya males bacanya dan gangerti bacaannya. Iya, karena teks yang disajikan biasanya sudah membahas hal-hal teknis, jadinya banyak banget vocab gak lazim yang siap membingungkan kita. Untuk tips dan trik mengerjakan tipe soal ini ga akan dibahas di sini. Adik-adik tinggal lanjut baca aja beberapa artikel di situs ini maka akan kejawab cara yang mudah untuk menjawab soal-soal ini. Baik Bunda. Bimbel stan terbaik.

 

Artikel terkait:

  1. Mengenal TPA TBI
  2. Mengenal TKD
  3. Pendalaman TPA
  4. Pendalaman TKD
Mengenal Lebih Jauh tentang TPA dan TBI

Mengenal Lebih Jauh tentang TPA dan TBI

Mengenal Lebih Jauh tentang TPA dan TBI – Apabila setelah lulus dari bangku SMA kamu hendak melanjutkan studi ke PKN-STAN, tentunya kamu akan berhadapan dengan Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI). TPA dan TBI ini nantinya akan kamu temui dalam tes tulis Ujian Saringan Masuk (USM) PKN-STAN. Sebagai informasi tambahan, selain tes tulis terdapat juga Tes Kesehatan dan Kebugaran (TKK) dan Tes Kompetensi Dasar (TKD).

Tes Potensi Akademik (TPA)

TPA merupakan salah satu tes psikologi yang dapat mengungkap apa yang telah dicapai seseorang secara intelektual. Karena mengungkap kualitas intelektual, maka tinggi/rendah-nya nilai TPA sering dihubungkan dengan tinggi/rendah-nya tingkat kecerdasan. TPA sesungguhnya merupakan versi Indonesia dari tes GRE atau Graduate Record Examination. Karena berhubungan dengan kecerdasan seseorang, maka tes ini pun sering dijumpai dalam tes masuk perguruan tinggi serta tes untuk tes penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Karena nantinya lulusan PKN-STAN akan menjadi PNS di lingkungan Kementerian Keuangan, tentu saja TPA ini wajib diadakan. Karena secara tidak langsung USM PKN-STAN ini seolah-olah menjadi tes CPNS nya.

Komposisi TPA dalam USM PKN-STAN terdiri dari 120 soal. Adapun 120 soal itu terdiri dari empat jenis soal, yaitu tes verbal (bahasa), tes numerik (angka), tes logika, dan tes gambar. Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa.

  • Tes verbal meliputi tes sinonim (Persamaan kata), antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka mengukur kemamuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berfikir terstruktur, dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram.
  • Sedangkan tes gambar berfungsi untuk mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar, dan identifikasi gambar

Dari 120 soal yang disajikan, para peserta USM harus menyelesaikannya dalam waktu 90 menit. Ini berarti setiap soal harus dikerjakan dalam waktu kurang dari satu menit. Maka dari itu, akan lebih baik jika kamu mulai berlatih soal-soal sedini mungkin agar nantinya bisa berpacu dengan waktu dalam mengerjakan soal USM.

Tes Bahasa Inggris (TBI)

TBI ini bertujuan untuk mengukur kemampuan kamu dalam Bahasa inggris. Model soalnya serupa dengan soal-soal khas TOEFL namun tidak sepenuhnya sama dengan TOEFL. TBI ini terdiri dari 60 soal yang harus kamu jawab dalam waktu 60 menit. Itu artinya kamu harus menjawab setiap soalnya dalam waktu satu menit. Mungkin terdengar lebih ringan dari TPA yang tiap soalnya harus dikerjakan dalam waktu kurang dari satu menit. Namun perlu diingat bahwa dalam TBI ini kamu akan menghadapi jenis tes reading, dimana kamu harus membaca dengan teliti beberapa artikel yang disajikan.

Soal-soal TBI terdiri dari empat jenis, yaitu.

  • Structure. Jenis soal ini akan menguji kemampuan tenses kamu dan hal-hal lain yang bersangkutan dalam penyusunan struktur kalimat.
  • Error recognition. Kecermatan kamu akan diuji di sini karena kamu harus menentukan letak kesalahan dari suatu kalimat. Bisa saja karena verb nya tidak cocok atau mungkin terdapat kesalahan struktur kalimatnya.
  • Cloze question.
  • Reading.

Apakah Tidak Ada Tes tentang Akuntansi?

Tidak seperti perguruan tinggi kedinasan lainnya yang mengujikan kemampuan teknis dalam ujian penerimaannya, USM PKN-STAN hanya menguji kemampuan-kemampuan dasar para peserta layaknya tes CPNS. Hal ini mengisyaratkan bahwa PKN-STAN tidak membatasi para peserta yang berasal dari jurusan IPS atau SMK akuntansi saja. Dari jurusan IPA maupun SMK Teknik bisa mengikuti USM PKN-STAN.

Ilmu akuntansi nantinya akan diajarkan dari awal lagi ketika kamu sudah menjadi mahasiswa PKN-STAN. Dengan keerhasilanmu menjawab soal-soal TPA dalam USM, seolah-olah menjadi sebuah jaminan bahwa nantinya kamu dapat mengikuti pembelajaran akuntansi meskipun kamu tidak memiliki basic akuntansi sebelumnya. Jadi selain mengukur tingkat kecerdasan, TPA ini juga menjadi standar apakah kamu bisa mengikuti pelajaran-pelajaran yang diberikan di kampus nantinya atau tidak. Oleh karena itu jangan dulu terlalu mengkhawatirkan tentang ilmu akuntansi, pastikan dulu kamu siap untuk menghadapi soal-soal USM PKN-STAN nantinya.

(Artikel Terkait: Penjelasan Mengenai TKD)

Ayo Menjadi Bagian dari Kami

Untuk menjadi bagian dari PKN STAN, tentu adik-adik harus melewati the one and only gerbang masuk menuju PKN STAN, yaitu USM. Perlu persiapan yang matang tentunya untuk bisa tembus USM yang memang terkenal memiliki tingkat persaingan yang ketat. Bimbel Infinity hadir untuk membantu adik-adik dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi USM. Dengan segala program pembelajaran yang ditawarkan, plus para pengajar yang merupakan mahasiswa PKN STAN itu sendiri, membuat adik-adik mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam mempersiapkan USM.

Salah satu pengedia Bimbingan belajar STAN online adalah Bimbel Online. Bimbingan belajar STAN secara online yang dapat diakses dimanapun . Untuk info lebih lanjut kunjungi halaman bimbel online

Artikel terkait:

  1. Mengenal TKD
  2. Pendalaman TPA
  3. Pendalaman TBI
  4. Pendalaman TKD