Tes Wawancara

Tes Wawancara

 Nah ini dia tahapan terakhir dalam seleksi masuk penerimaan mahasiswa baru STAN! Yup.. Tes Wawancara. Tes wawancara dilakukan setelah adik-adik dinyatakan lolos tahapan tertulis USM STAN, dimana selanjutnya adik-adik diharuskan mengikuti tahapan kedua yaitu tes kesehatan serta kebugaran dan tes wawancara. Tahapan seleksi kedua yaitu tes kesehatan serta kebugaran dan tes wawancara bisa dikatakan saat-saat yang menentukan apakah adik-adik akan lolos menyandang predikat mahasiswa STAN ataukah tidak. Di sini adik-adik jangan sampai lengah karena sebenarnya adik-adik tinggal selangkah lagi. Nah di artikel sebelumnya sudah dijabarkan semua bahasan tentang tes kesehatan dan kebugaran, di sini mari kita bahas mengenai tes wawancara yang mungkin perlu adik-adik ketahui. So, let’s check this out!

                Tes wawancara biasanya dilakukan di Kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara maupun di Balai-Balai Diklat Keuangan (BDK) yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk alur tes nya sendiri, adik-adik akan diberikan nomor antrian dimana adik-adik harus menunggu hingga adik-adik dipanggil untuk melakukan wawancara. Sembari menunggu tersebut adik-adik diharuskan mengisi kuisioner/formulir untuk informasi bagi pewawancara. Adapun kuiesioner tersebut berisi antara lain:

  1. Identitas diri
  2. Identitas Orang Tua
  3. Riwayat Pendidikan
  4. Bimbingan Belajar yang Pernah Diikuti
  5. Pengalaman Organisasi
  6. Prestasi Selama di Sekolah
  7. Kelebihan dan Kekurangan yang dimiliki
  8. Hobi
  9. Cita – Cita
  10. Jurusan yang dipilih di STAN

 

Kuesioner tersebut akan menjadi salah satu bahan yang akan ditanyakan dalam wawancara nantinya. Adik-adik diminta mengisinya dengan sebenar-benarnya karena tentunya akan ketahuan pula saat wawancara nanti apabila adik-adik tidak mengisinya dengan benar.

Setelah giliran adik-adik tiba, adik-adik akan dipanggil untuk memasuki ruangan wawancara, biasanya satu kloter wawancara terdiri dari sekitar 10-20 peserta dengan masing-masing satu orang pewawancara. Waktu wawancara sekitar 15-30 menit dan percakapan tersebut direkam oleh pewawancara. Setelah wawancara selesai maka adik-adik diperbolehkan meninggakan ruangan. Tugas kita yang terakhir adalah berdoa dan berserah diri menunggu hasil pengumuman USM STAN yang akan diumumkan nantinya.

 

Di sini akan dijabarkan 10 tips dan trik jitu untuk menghadapi tes wawancara. So, let’s check this out!

  1. Datanglah tepat waktu

Nah poin ini juga sangat penting diperhatikan. Peserta yang akan mengikuti tes wawancara ini cukup banyak jumlahnya dan adik-adik harus menunggu giliran untuk dapat dipanggil melaksanakan wawancara. Jadi sangat disarankan untuk datang lebih awal. Dengan datang lebih awal adik-adik juga tidak perlu menunggu sangat lama hingga membuat adik-adik bosan sehingga tidak fokus menghadapi tes wawancara nantinya.

  1. Pakaian sebaiknya Baju Putih, Celana/Rok Hitam, dan Sepatu Hitam

Sebenarnya tidak ada aturan tertulis yang mengharuskan adik-adik berpakaian menggunakan baju putih, celana/rok hitam, maupun sepatu hitam layaknya ketentuan berpakaian seragam di STAN. Namun dengan adik-adik memakai pakaian seperti itu, adik-adik belajar dan berlatih berpakaian layaknya mahasiswa STAN dan semoga akan meningkatkan kepercayaan diri adik-adik.

  1. Isilah formulir tes wawancara dengan benar apa adanya tanpa dikurangi dan dilebihkan

Sebelumnya telah disinggung bahwa adik-adik akan diberikan formulir/kuesioner yang harus adik-adik isikan sebelum melakukan wawancara. Formulir/kuesioner tersebut berisikan hal-hal yang ingin diketahui pewawancara maupun STAN mengenai diri adik-adik. Oleh karena itu, isikanlah formulir tersebut dengan sebenar-benarnya, karena jika adik-adik tidak mengisikan dengan benar maka akan terlihat nantinya dari gerak-gerik adik-adik saat dilakukan wawancara.

  1. Jangan lupa ucapkan salam kepada pewawancara

Saat bertemu dengan pewawancara sebaiknya bertegur sapa terlebih dahulu dengan memberikan salam kepada pewawancara. Hal ini selain dapat mengakrabkan pewawancara dan adik-adik sebagai pihak yang akan diwawancarai, bertegur sapa juga bisa menghilangkan rasa tegang yang dirasakan, dan tentunya merupakan bentuk rasa sopan adik-adik kepada pewawancara pula.

  1.   Jangan duduk dulu sebelum dipersilahkan oleh pewawancara

Tips selanjutnya adalah usahakan jangan duduk sebelum dipersilakan oleh pewawacara. Hal ini juga bentuk rasa sopan adik-adik kepada pewawancara.

  1. Bersikaplah tenang dan jangan gugup

Usahakan saat diwawancarai adik-adik merasa tenang. Walaupun pasti ada rasa gugup datang menghampiri, namun buat diri adik-adik setenang mungkin. Bersikap tenang akan membuat adik-adik dapat memahami dan menjawab pertanyaan dengan baik, sehingga maksud pertanyaan dan apa yang ingin adik-adik utarakan atas pertanyaan tersebut pun akan tersampaikan dengan baik pula.

  1. Bicaralah yang jelas

Bicaralah dengan jelas saat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pewawancara. Bicara dengan jelas adalah bicara dengan tempo yang normal, tidak terlalu cepat namun jangan kelewat pelan. Usahakan berbicara dengan maksud pertanyaan tersampaikan dan jangan terlalu bertele-tele namun jangan pula terlalu singkat dalam menjawab.

  1. Pandangan jangan melihat ke bawah, atas, samping. Tapi lurus ke depan tataplah mata pewawancara

Pandangan pula harus menjadi perhatian penting. Dalam menjawab pertanyaan usahakan tatapan mata menghadap pewawancara. Pewawancara akan melihat bahwa kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi dengan kita berani menatap matanya. Usahakan pula tidak sering mengalihkan pandangan mata dan terlihat bahwa kita kesusahan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Percaya diri saja.

  1. Jangan lupa tersenyum

Senyum saat wawancara juga penting loh! Dengan kalian tersenyum maka rasa gugup kalian jadi samar terlihat. Kalian juga akan terlihat sebagai individu yang ramah dan bersahabat. Tersenyum tentunya dapat meningkatkan intensitas kegantengan dan kecantikan kalian juga dong pastinya.

  1. Setelah selesai capkan terima kasih dan salam.

Di akhir proses wawancara usai, jangan sampai terlewat ya untuk mengucapkan terima kasih dan salam kepada pewawancara. Hal ini juga merupakan salah satu etika dalam berwawancara. Tentunya harus memberikan kesan yang baik dong di akhir pertemuan.

 

Nah, itu tadi 10 tips dan trik yang dapat adik-adik gunakan untuk mempersiapkan tes wawancara nanti. Semoga bermanfaat! J

Posted in USM STAN.

Leave a Reply

Your email address will not be published.